Travel Fair 2025 di Yogyakarta Jadi Ajang Bangun Jejaring Bisnis Pariwisata Berkelanjutan

JogjaViews
10 Nov 2025 01:50
2 menit membaca

Yogyakarta, jogjaviews.com – Pemerintah Kota Yogyakarta kembali menggelar Travel Fair Tourism Exhibition 2025 di Plaza Malioboro pada 8–9 November 2025. Pameran ini menjadi ajang promosi sekaligus kolaborasi antar pelaku industri pariwisata dalam membangun jejaring bisnis yang berkelanjutan.

Kegiatan tahunan ini dibuka oleh Wakil Wali Kota Yogyakarta Wawan Harmawan, yang menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Kami menyambut baik kegiatan seperti ini. Travel Fair bukan hanya ajang promosi, tetapi juga sarana membangun sinergi antar pelaku pariwisata. Pemerintah Kota akan terus mendukung berbagai langkah strategis yang bisa menggerakkan ekonomi pariwisata di Yogyakarta,” ujar Wawan di lokasi.

Ia menambahkan, Pemkot Yogyakarta juga berkomitmen memperluas kerja sama lintas daerah untuk memperkuat potensi wisata antarwilayah. Menurutnya, kolaborasi seperti ini akan memperkaya inovasi dan memperluas jaringan promosi wisata, termasuk pengembangan kampung wisata sebagai ikon unggulan kota.

“Kami ingin semangat pariwisata tumbuh hingga ke kampung-kampung. Kolaborasi antar daerah akan memperkuat potensi masing-masing sehingga bersama-sama bisa memajukan pariwisata Indonesia,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta, Wahyu Hendratmoko, menjelaskan bahwa Travel Fair 2025 menjadi ruang strategis bagi pelaku industri untuk memperluas promosi terpadu dan membangun jejaring bisnis yang berkelanjutan.

“Melalui kegiatan seperti ini, kami berharap akan muncul kerja sama bisnis baru dan penguatan ekosistem pariwisata di Yogyakarta,” kata Wahyu.

Pameran tahun ini diikuti oleh berbagai pelaku industri, mulai dari hotel, restoran, biro perjalanan, hingga transportasi darat, udara, dan kereta api. Sejumlah maskapai penerbangan nasional, agen wisata, hingga pusat oleh-oleh dan destinasi unggulan juga ikut meramaikan acara.

Setiap peserta menampilkan penawaran menarik, mulai dari promo harga khusus, diskon, benefit tambahan, hingga merchandise eksklusif bagi pengunjung. Konsep interaktif dan suasana meriah membuat Travel Fair ini jadi magnet bagi masyarakat yang tengah merencanakan liburan hemat atau perjalanan bisnis.

Wahyu menambahkan, hingga Oktober 2025 jumlah kunjungan wisatawan ke Yogyakarta sudah mencapai 8,9 juta orang. Dengan berbagai upaya promosi seperti Travel Fair, pihaknya optimistis target 11 juta wisatawan hingga akhir tahun bisa tercapai.

“Pariwisata Yogyakarta terus berkembang dan terbuka untuk berinovasi. Kami optimistis target wisatawan tahun ini dapat terwujud,” tegasnya.

sumber: warta.jogjakota.go.id

x
x