Wali Kota Agustina Wilujeng Ajukan Pembiayaan Bus Listrik 2026, Trans Semarang Siap Jadi Transportasi Hijau

JogjaViews
6 Nov 2025 23:18
2 menit membaca

Semarang, Jogjaviews.com – Langkah nyata menuju transportasi hijau mulai dilakukan Pemerintah Kota Semarang. Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, resmi mengajukan persetujuan pembiayaan bus listrik Trans Semarang koridor 1 tahun 2026 kepada DPRD Kota Semarang.

Agustina menyebut, pengembangan kendaraan listrik merupakan komitmen pemerintah untuk menekan emisi sekaligus menghadirkan layanan transportasi publik yang lebih nyaman dan modern.

“Ini langkah maju yang konkret dan menunjukkan komitmen Pemkot Semarang dalam mendorong penurunan emisi lewat teknologi ramah lingkungan seperti bus listrik,” ujar Agustina, Rabu (5/11).

Rute koridor 1 (Terminal Mangkang–Pemuda–Simpang Lima–Terminal Penggaron) menjadi perhatian utama karena menghubungkan wilayah barat dan timur Kota Semarang. Jalur ini dinilai strategis dalam mendukung mobilitas warga dan pertumbuhan ekonomi kota.

Menurut Agustina, keberadaan bus listrik di koridor tersebut memiliki nilai vital, bukan hanya dari sisi lingkungan tetapi juga ekonomi. “Jalur ini menghubungkan sentra ekonomi utama kota. Kenyamanan penumpang dan efisiensi transportasi menjadi prioritas kami,” katanya.

Pemkot Semarang melalui Dinas Perhubungan (Dishub) juga tengah melakukan uji coba dua armada bus listrik Trans Semarang sejak Rabu (5/11). Satu bus besar melayani koridor 1 (Mangkang–Simpang Lima), sementara bus ukuran sedang dioperasikan di jalur lain yang lebih menyesuaikan kondisi medan.

Menariknya, masyarakat bisa menikmati layanan uji coba secara gratis selama dua pekan ke depan. Program ini juga menjadi momen evaluasi performa kendaraan listrik sebelum dioperasikan secara penuh.

“Untuk mewujudkan sistem transportasi terintegrasi dan berkelanjutan, kami akan bersinergi dengan DPRD dalam pembiayaan dan pengembangan bus listrik,” imbuh Agustina.

Saat ini, Trans Semarang telah mengoperasikan 281 unit bus diesel untuk 8 koridor dan 4 feeder. Jika berjalan lancar, bus listrik koridor 1 akan beroperasi penuh tahun depan, dan secara bertahap seluruh armada Trans Semarang akan dikonversi menjadi bus listrik.

“Ini titik awal yang positif untuk Semarang yang lebih maju dan lebih hijau,” tutup Agustina.

x
x