Perubahan Teknologi Ubah Arah Kepemimpinan Publik, Ini Penjelasan Wali Kota Yogyakarta

JogjaViews
21 Nov 2025 10:38
2 menit membaca

Sleman, jogjaviews.com — Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo menilai perkembangan kepemimpinan publik saat ini sangat dipengaruhi perubahan teknologi dan dinamika kebutuhan masyarakat. Hal itu ia sampaikan dalam Executive Series Kepemimpinan Berkelanjutan bagi mahasiswa Program Magister Manajemen FEB UGM, Jumat (21/11/2025), di Auditorium MM UGM.

Hasto menjelaskan bahwa tren teknologi seperti Internet of Things (IoT) kini mulai menunjukkan kejenuhan dan bergerak menuju era transformasi 5.0. Pada fase ini, manusia berada di pusat perubahan, bukan sekadar teknologi. “Di birokrasi, pergeseran itu juga terjadi. Dari old public management, kemudian new public management yang sekarang lebih menekankan nilai,” kata Hasto.

Menurutnya, kinerja birokrasi tidak lagi diukur dari banyaknya program, tetapi dari nilai dan dampaknya bagi masyarakat. Karena itu, orientasi kepemimpinan juga turut bergeser. “Pemimpin yang hebat sekarang adalah yang didukung komunitasnya,” ujarnya.

Hasto turut menyinggung perubahan pendekatan dalam penganggaran. Jika sebelumnya anggaran didistribusikan merata berdasarkan fungsi (money follow function), kini pemerintah lebih memilih fokus pada program yang memberikan nilai nyata (money follow program). “Refocusing itu perlu supaya anggaran benar-benar memberi manfaat,” tegasnya.

Ketua Program Studi MM FEB UGM, Prof. Amin Wibowo, menyampaikan bahwa kehadiran Hasto memberikan perspektif penting mengenai bagaimana kepemimpinan diterapkan di sektor publik. Selama ini, mahasiswa lebih sering belajar dari para eksekutif sektor swasta.

“Mahasiswa perlu memahami real world tidak hanya dari sisi privat, tetapi juga publik,” ujar Prof. Amin. Ia menambahkan bahwa pembelajaran tidak berhenti pada sesi kuliah saja. Mahasiswa MM UGM mendapat kesempatan mengikuti immersion program melalui kerja sama dengan Pemerintah Provinsi DIY dan berbagai unit UMKM di dalamnya.

Prof. Amin berharap kerja sama tersebut bisa diperluas, termasuk dengan Pemerintah Kota Yogyakarta, agar mahasiswa memiliki pengalaman lebih komprehensif dalam memahami praktik kepemimpinan publik.

Sumber: warta.jogjakota.go.id

x
x