Pemkot Yogya Gencarkan Pemeriksaan TB, Siap Jadi Contoh Pengobatan Pencegahan Nasional

JogjaViews
30 Nov 2025 04:19
2 menit membaca

Jogjaviews.com – Pemerintah Kota Yogyakarta bersama Kementerian Kesehatan RI meningkatkan pemeriksaan kesehatan dan Active Case Finding (ACF) untuk menemukan kasus Tuberkulosis (TB) sejak dini. Kegiatan ACF berlangsung di Magangan Kraton Yogyakarta dan kawasan Malioboro pada Sabtu (29/11/2025), menyasar abdi dalem hingga pelaku wisata.

Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Kesehatan yang telah menggelar ACF di sejumlah titik di Kota Yogya. Ia menyebut, kegiatan ini merupakan langkah penting untuk menekan penularan TB yang dinilai berpotensi masif di permukiman padat.

“Hari ini Pak Wamen memberikan bantuan untuk skrining di Kota Yogya. Tadi kami sepakat menjadikan kota ini pilot project untuk sukses skrining dan tracing kontak. Kita juga ingin menjadi contoh pengobatan pencegahan TB,” ujar Hasto saat meninjau kegiatan bersama Wakil Menteri Kesehatan, Benyamin Paulus Octavianus.

Hasto menjelaskan, banyaknya temuan kasus TB di kota yang padat penduduk menuntut aksi cepat dalam pemeriksaan kontak erat. Ia menegaskan bahwa warga yang tinggal serumah dengan pasien positif harus diperiksa dan diberi obat meskipun belum menunjukkan gejala, sebagai langkah pencegahan.

Hingga pertengahan November 2025, Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta mencatat 1.161 kasus TB. Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.085 pasien telah memulai pengobatan, sementara sisanya sedang dalam tahap persiapan terapi.

Wakil Menteri Kesehatan Benyamin Paulus Octavianus menuturkan bahwa ACF dilakukan secara masif sebagai bagian dari upaya pemberantasan TB nasional. Indonesia, yang berada di posisi kedua negara dengan beban TB tertinggi di dunia, diperkirakan memiliki 1,09 juta kasus.

“Tujuan kita menemukan kasus sedini mungkin dan mengobatinya hingga sembuh. Kalau sudah tidak ada kuman, berarti bebas TB. Ini harapan kita, dan dilakukan masif di seluruh Indonesia,” jelas Benyamin.

Hingga saat ini, sekitar 760 ribu orang telah diperiksa melalui program ACF nasional. Masih ada sekitar 340 ribu orang yang ditargetkan untuk menjalani pemeriksaan pada Desember 2025.

Pemkot Yogya menegaskan komitmennya untuk terus memperluas pemeriksaan dan penelusuran kontak erat. Upaya ini diharapkan menjadikan Kota Yogya sebagai center of excellence dalam penanganan Tuberkulosis dan rujukan nasional untuk pengobatan pencegahan.

Sumber: warta.jogjakota.go.id

x
x