Kinerja Asuransi Jiwa Triwulan III 2025 Menguat, Tertanggung Tembus 151 Juta

JogjaViews
9 Des 2025 05:18
2 menit membaca

Jogjaviews.com – Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) melaporkan kinerja positif industri asuransi jiwa pada triwulan III 2025. Data yang dihimpun dari 56 perusahaan asuransi jiwa menunjukkan tren penguatan di berbagai indikator, termasuk pertumbuhan jumlah tertanggung serta stabilnya pendapatan industri.

Ketua Dewan Pengurus AAJI, Budi Tampubolon, mengatakan bahwa asuransi jiwa terus memainkan peran penting dalam menjaga ketahanan ekonomi keluarga di tengah dinamika ekonomi global dan domestik. Dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (8/12/2025), ia mengungkapkan total tertanggung asuransi jiwa mencapai 151,56 juta orang per September 2025. Angka tersebut tumbuh 12,8 persen secara tahunan.

Pertumbuhan terjadi pada seluruh segmen. Tertanggung perorangan naik menjadi 22,32 juta orang, atau tumbuh 16,9 persen. Sementara itu, tertanggung kumpulan mencapai 129,25 juta orang, tumbuh 12,1 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Menurut Budi, peningkatan ini menggambarkan kesadaran masyarakat yang semakin kuat terhadap pentingnya perlindungan jangka panjang.

Dari sisi pendapatan, industri membukukan peningkatan 3,2 persen menjadi Rp174,21 triliun pada Januari–September 2025. Meski demikian, pendapatan premi masih terkoreksi tipis sebesar 1,1 persen menjadi Rp133,22 triliun. Koreksi tersebut terutama dipengaruhi penurunan premi tunggal di tengah proses pemulihan daya beli masyarakat.

Budi menjelaskan bahwa penurunan premi tunggal berbanding terbalik dengan premi reguler yang justru tumbuh stabil. “Premi reguler naik konsisten 5 persen menjadi Rp83,04 triliun. Ini menunjukkan masyarakat lebih memilih skema pembayaran berkala yang lebih terjangkau,” ujarnya.

AAJI menilai tren ini sebagai fondasi penting dalam memperkuat industri asuransi jiwa ke depan, sekaligus memastikan jangkauan perlindungan semakin luas bagi masyarakat Indonesia.

Sumber: infopublik.id

x
x