Bantuan 30 Ton Logistik Tiba di Aceh Tengah, Pemerintah Pusat Percepat Pemulihan Infrastruktur

JogjaViews
2 Des 2025 05:34
2 menit membaca

Jogjaview.com – Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah menerima bantuan logistik darurat dari Pemerintah Pusat melalui kunjungan Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), serta Menteri Transmigrasi, Iftitah Sulaiman, pada Minggu (1/12/2025). Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan distribusi logistik berjalan lancar dan meninjau langsung kondisi wilayah terdampak bencana.

Bantuan yang dibawa mencakup 30 ton beras, sembako, obat-obatan, serta berbagai kebutuhan esensial lainnya. Seluruh bantuan diangkut melalui jalur udara menuju Bandara Rembele, Kabupaten Bener Meriah, sebelum disalurkan via darat ke Aceh Tengah.

Bupati Aceh Tengah, Haili Yoga, menyampaikan apresiasi atas cepatnya respons Pemerintah Pusat. Ia menyebut bantuan tersebut menjadi energi baru bagi masyarakat terdampak. Meski demikian, ia menegaskan bahwa kebutuhan logistik tambahan dan obat-obatan masih sangat mendesak. Kerusakan infrastruktur, terutama akses jalan yang terputus akibat longsor, juga memerlukan penanganan segera.

Bupati meminta penambahan bantuan logistik serta percepatan pengerahan alat berat untuk membuka kembali jalur transportasi. Menurutnya, konektivitas adalah kunci agar distribusi bantuan dan aktivitas ekonomi warga dapat kembali normal.

Menko AHY dalam keterangannya memastikan bahwa Pemerintah Pusat bergerak cepat untuk memulihkan konektivitas dan infrastruktur dasar di Aceh Tengah. Ia menekankan bahwa alat berat seperti ekskavator, loader, backhoe, dan truk akan segera dikirimkan melalui koordinasi langsung dengan Kementerian Pekerjaan Umum. Upaya ini bertujuan memastikan tidak ada wilayah yang tetap terisolasi akibat terputusnya akses darat.

Selain penanganan jalan, Pemerintah Pusat juga memastikan sektor transportasi udara dan laut tetap beroperasi optimal untuk mendukung kelancaran aliran logistik, termasuk pasokan obat-obatan. Koordinasi dengan Pertamina dan PLN telah dilakukan untuk menjamin ketersediaan BBM dan listrik sebagai kebutuhan vital, baik untuk penerangan maupun mempertahankan komunikasi antarwilayah.

Dengan koordinasi lintas kementerian dan lembaga, pemerintah menargetkan percepatan pemulihan agar masyarakat Aceh Tengah dapat segera kembali menjalankan kegiatan sehari-hari dengan lebih aman.

Sumber: infopublik.id

x
x