Pemkot Yogyakarta Kembangkan Sistem ‘Kompak Lalin’ untuk Pengawasan Andalalin Terpadu

JogjaViews
12 Nov 2025 23:44
2 menit membaca

Yogyakarta, Jogjaviews.com  – Pemerintah Kota Yogyakarta melalui Dinas Perhubungan (Dishub) mengembangkan inovasi baru dalam pengawasan analisis dampak lalu lintas (Andalalin) lewat kolaborasi lintas instansi bertajuk Kompak Lalin atau Kolaborasi Monev Pengawasan Andalalin Lintas Instansi.

Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan efektivitas koordinasi antar instansi sekaligus memberikan kemudahan bagi pelaku usaha dalam proses evaluasi dan tindak lanjut dokumen Andalalin.

Kepala Seksi Pengendalian Dampak Lalu Lintas Dishub Kota Yogyakarta, Ferry Ela Aryananda, menjelaskan bahwa sebelumnya pengawasan Andalalin hanya dilakukan internal Dishub dan Polresta Yogyakarta. Kini, prosesnya dilakukan bersama sejumlah instansi, seperti DPMPTSP, DLH, DPUPKP, Satpol PP, dan Polresta Yogyakarta.

“Tujuannya agar semua pihak bisa bersinergi dalam melakukan pengawasan dan evaluasi terhadap hasil Andalalin yang telah diterbitkan,” kata Ferry di sela kegiatan monev terpadu di Hotel FortunaSuites Malioboro, Rabu (11/12/2025).

Dalam kegiatan itu, tim melakukan pengecekan lapangan terkait kesesuaian antara pelaksanaan dan dokumen Andalalin yang disetujui. Beberapa hal yang diperiksa meliputi fasilitas parkir, akses masuk-keluar kendaraan, rambu petunjuk arah, marka jalan, dan sirkulasi kendaraan.

“Dengan melibatkan banyak instansi, proses pengawasan jadi lebih efisien dan pemrakarsa bisa langsung mendapat berbagai masukan dari satu kunjungan tim,” jelas Ferry.

Ia menegaskan, pengawasan Andalalin menjadi hal penting di tengah kemudahan perizinan berusaha melalui sistem Online Single Submission (OSS). Menurutnya, kemudahan perizinan harus diimbangi dengan pengawasan agar operasional usaha tidak menimbulkan dampak negatif bagi masyarakat.

“Kami ingin tidak ada kesenjangan antara kemudahan berusaha dengan kepatuhan terhadap aturan lalu lintas dan kepentingan publik,” tambahnya.

Sementara itu, Bhimo Putranto, Manajer Hotel FortunaSuites Malioboro, menyambut positif kegiatan pengawasan terpadu ini. Ia menilai program Kompak Lalin memberikan banyak kemudahan bagi pelaku usaha dalam memenuhi komitmen Andalalin yang sudah disepakati di tahap awal perizinan.

“Program ini sangat membantu kami. Karena melibatkan banyak instansi, masukan yang diterima lebih lengkap dan bisa segera kami tindaklanjuti. Kami berkomitmen menjadi hotel yang patuh terhadap regulasi,” ujar Bhimo.

Bhimo juga menambahkan, kolaborasi seperti Kompak Lalin membuat komunikasi antara pemerintah dan pelaku usaha lebih terbuka. “Kami merasa didampingi, bukan diawasi semata. Ini bentuk sinergi yang sehat,” pungkasnya.

sumber: warta.jogjakota.go.id

x
x