Pemkot Yogya Salurkan Bansos Kebakaran & Bedah Rumah, Gotong Royong Warga Mengalir

JogjaViews
1 Des 2025 07:14
2 menit membaca

Yogyakarta, jogjaviews.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta menyalurkan bantuan sosial (bansos) kepada warga yang rumahnya terbakar di Kampung Karangkajen RT 49 RW 13, Minggu (30/11/2025). Penyaluran bansos ini juga dikaitkan dengan pelaksanaan bedah rumah di beberapa lokasi lewat dukungan CSR dan gotong royong masyarakat.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Yogyakarta, Taokhid, mengatakan bansos diberikan kepada dua warga terdampak kebakaran. Nurrohmah, pemilik rumah yang rusak hingga 90 persen, menerima bantuan maksimal Rp 25 juta. Sementara Hasan Jufri, dengan tingkat kerusakan sekitar 20 persen, mendapat bantuan Rp 5,85 juta.

“Pihak kampung sudah membentuk panitia untuk membantu proses rehabilitasi rumah. Kegiatan ini terintegrasi dengan program bedah rumah,” kata Taokhid.

Bantuan tersebut mengacu pada Perwal Kota Yogyakarta Nomor 42 Tahun 2017 tentang pedoman pemberian bantuan bagi masyarakat terdampak kebakaran. Seluruh dana berasal dari APBD Kota Yogyakarta.

Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, menyerahkan bansos secara langsung. Ia mengungkapkan rasa prihatin sekaligus apresiasi kepada warga yang sigap memadamkan api sebelum petugas Damkar tiba.

“Kami ikut prihatin. Terima kasih kepada tetangga yang cepat membantu. Ini bukti bahwa gotong royong masih kuat di Yogya,” ujar Hasto.

Ia menegaskan semangat Segoro Amarto—gotong royong agawe majuning Ngayogyakarta—harus terus dijaga. Menurutnya, kolaborasi warga menjadi kunci percepatan penanganan, termasuk dalam program bedah rumah.

Selain menyerahkan bansos, Hasto juga meninjau bedah rumah di Keparakan Lor dan Terban. Dua rumah yang diperbaiki yaitu milik Painem (Keparakan Lor) dan Wahyu Puji Antoro (Terban), yang kondisinya mengalami kerusakan pada bagian atap karena bocor dan rapuh.

Program bedah rumah ini mendapat dukungan CSR dari Bank BPD DIY sebesar Rp 20 juta per rumah. Swadaya masyarakat dan kontribusi berbagai OPD Pemkot Yogyakarta turut melengkapi pendanaan. Hasto dan Ketua DPRD Kota Yogyakarta, Wisnu Sabdono Putro, menambahkan bantuan pribadi dalam kegiatan tersebut.

“Kami adakan bedah rumah setiap Minggu. Kalau ada warga dengan kondisi rumah tidak layak huni atau rawan kesehatan, kita bantu bersama,” ucap Hasto.

Salah satu penerima bansos, Nurrohmah, mengatakan ia sangat terbantu karena rumahnya hampir habis terbakar, terutama di bagian atap dan dinding.

“Kaget lihat rumah habis terbakar. Terima kasih Pemkot, bantuannya sangat berarti,” katanya.

Sementara itu, Wahyu Puji Antoro, penerima bantuan bedah rumah, mengaku atap rumah yang keropos sudah lama mengganggu kenyamanan keluarganya.

“Genteng lama sudah rapuh dimakan rayap. Terima kasih atas bantuan dari CSR dan warga,” ujarnya.

Sumber: warta.jogjakota.go.id

x
x