Pengurus Baru Pagar Nusa Bantul Dilantik, Bupati Tekankan Amanah dan Kekompakan Organisasi

JogjaViews
12 Jan 2026 04:56
2 menit membaca

Bantul, Jogjaviews.com – Pengurus baru Pimpinan Cabang Pagar Nusa Kabupaten Bantul resmi dilantik dalam acara Pelantikan Pimpinan Cabang Pagar Nusa sekaligus peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-40 Pagar Nusa, yang digelar di Pendopo Manggala Parasamya Bantul, Minggu (11/1/2026).

Acara tersebut dihadiri jajaran pengurus Pagar Nusa, perwakilan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh agama, tokoh masyarakat, serta puluhan anggota Pagar Nusa dari berbagai wilayah di Kabupaten Bantul.

Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Bantul, Riyanta, menyampaikan ucapan selamat kepada para pengurus Pagar Nusa yang baru dilantik. Ia berharap kepengurusan baru dapat bersinergi dan memperkuat kerja sama dengan PCNU Bantul.

“Selamat kepada pengurus Pagar Nusa yang baru saja dilantik. Semoga diberi kemudahan dan kelancaran dalam mengemban amanah. Kami berharap bisa terus bersinergi dan bekerja sama dengan PCNU Kabupaten Bantul,” ujar Riyanta.

Sementara itu, Bupati Bantul Abdul Halim Muslih dalam sambutannya menekankan pentingnya menjalankan amanah organisasi dengan penuh tanggung jawab. Ia mengingatkan agar para pengurus dan anggota memahami tujuan serta cita-cita Pagar Nusa sebagai organisasi yang lahir dari rahim Nahdlatul Ulama.

“Pagar Nusa adalah organisasi yang dilahirkan dari NU. Sebelum keterampilan bela diri dikembangkan, perlu ada pemahaman yang kuat tentang tujuan dan cita-cita Pagar Nusa dalam naungan NU,” kata Halim.

Bupati Bantul juga mengapresiasi peran Pagar Nusa dalam menjaga nilai-nilai keislaman, kebudayaan, serta pembinaan karakter generasi muda melalui bela diri yang berlandaskan akhlak.

Menutup sambutannya, Abdul Halim Muslih berpesan agar jajaran pengurus dan anggota Pagar Nusa selalu menjaga soliditas organisasi. Ia menekankan pentingnya transparansi, musyawarah dalam mengambil keputusan, serta kepatuhan terhadap arahan para kiai dan pengurus NU.

“Soliditas harus dijaga, transparansi ditegakkan, musyawarah dikedepankan, dan tetap mengikuti petunjuk para kiai serta pengurus NU,” pungkasnya.

sumber: bantulkab.go.id

x
x