Patra Malioboro Hotel bantu sediakan lima titik filterisasi air bersih di Gedongtengen, tingkatkan akses air layak konsumsi bagi warga kawasan padat penduduk. Foto: warta.jogjakota.go.idJogjaviews.com – Kemantren Gedongtengen kembali merasakan dampak positif sinergi antara Pemerintah Kota Yogyakarta dan dunia usaha. Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), Patra Malioboro Hotel Yogyakarta memberikan bantuan berupa lima unit sistem filterisasi air bersih yang dapat langsung dikonsumsi, dilengkapi teknologi UV untuk memastikan kualitas air aman diminum. Bantuan ini diserahkan di RTHP Sosromenduran, Rabu (26/11/2025).
General Manager Patra Malioboro Hotel, Tri Hartanto, menjelaskan bahwa dukungan tersebut merupakan bentuk komitmen hotel terhadap peningkatan kualitas hidup warga sekitar. Tiga unit filterisasi dipasang di Kelurahan Sosromenduran dan dua unit di Pringgokusuman. Menariknya, salah satu titik di Pringgokusuman juga dibangun sumur baru karena belum tersedia sumber air yang memadai, sehingga alat filterisasi dapat berfungsi optimal.
Pemerintah Kota Yogyakarta menyambut baik inisiatif tersebut. Staf Ahli Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Patricia Heny Dian Anitasari, yang mewakili Wali Kota, menegaskan bahwa air bersih masih menjadi tantangan penting di kawasan padat penduduk seperti Gedongtengen. Berdasarkan Surveilans Lingkungan 2025, tercatat 22% rumah tangga masih bergantung pada sumber air berpotensi tercemar. Uji laboratorium juga menunjukkan 18% sampel air rumah tangga mengandung bakteri E-coli di atas ambang batas, 12% mengandung nitrat berlebih, dan 9% terpapar logam berat seperti Fe dan Mn.
Patricia menyatakan bahwa dukungan dari dunia usaha sangat penting dalam mempercepat peningkatan kualitas air dan kesehatan masyarakat, sekaligus menjadi bagian dari upaya pencegahan stunting. Ia berharap lima titik filterisasi baru ini dapat meningkatkan kualitas konsumsi air warga serta menjadi contoh baik kolaborasi sektor publik dan swasta dalam pembangunan sosial Kota Yogyakarta.
Inisiatif Patra Malioboro Hotel diharapkan mampu menginspirasi lebih banyak pelaku usaha untuk ikut mendukung pemenuhan fasilitas dasar bagi masyarakat, terutama di kawasan padat penduduk yang masih menghadapi keterbatasan sumber air bersih.
Sumber: warta.jogjakota.go.id

