Sleman terima bantuan bus sekolah untuk Sekolah Rakyat 20 Bromilan. Dukungan Kemensos dan Kemenhub ini tingkatkan akses pendidikan berkeadilan. foto: Humas SlemanSleman, Jogjaviews.com — Pemerintah Kabupaten Sleman resmi menerima bantuan satu unit bus sekolah untuk Sekolah Rakyat Menengah Atas 20 Bromonilan, Kalurahan Purwomartani, Kapanewon Kalasan. Bantuan ini merupakan hasil kolaborasi antara Kementerian Sosial (Kemensos) dan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Republik Indonesia dalam mendukung program prioritas Presiden RI guna memperluas akses pendidikan melalui Sekolah Rakyat.
Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh Menteri Perhubungan RI Dudy Purwagandhi kepada Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa, disaksikan oleh Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf serta Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X.
Dalam sambutannya, Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyebut kerja sama lintas kementerian ini sebagai bentuk nyata transportasi berkeadilan sosial yang berperan penting dalam mempercepat pengentasan kemiskinan.
“Sinergi ini adalah jawaban dari tantangan besar bangsa kita — memastikan setiap program pembangunan berjalan dalam satu arah, untuk membebaskan masyarakat dari kemiskinan dan memperkuat kemandirian sosial,” ujar Saifullah Yusuf, yang akrab disapa Gus Ipul.
Hingga kini, lanjut Gus Ipul, sebanyak 166 unit Sekolah Rakyat telah beroperasi di seluruh Indonesia dengan total 16.000 siswa terdaftar. Jumlah itu ditargetkan naik menjadi 46.000 siswa pada 2026, dan lebih dari 200.000 siswa pada 2028.
Sementara itu, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menegaskan bahwa bantuan bus sekolah ini merupakan bagian dari pemerataan pembangunan dan perwujudan transportasi yang berkeadilan.
“Pada tahun anggaran 2025, Kemenhub menyerahkan 25 unit bus Sekolah Rakyat dari Aceh hingga Papua, termasuk dua unit untuk DIY, masing-masing di Sleman dan Bantul,” jelasnya.
Ia menambahkan, jumlah bus akan terus ditingkatkan sesuai dengan pertumbuhan jumlah sekolah rakyat di seluruh Indonesia.
Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah pusat yang diharapkan dapat menunjang kegiatan belajar siswa.
“Terima kasih kepada Kemensos dan Kemenhub atas bantuan ini. Kami berharap bus ini bisa digunakan dengan sebaik-baiknya untuk mendukung semangat belajar para siswa,” ujarnya.
Dengan adanya bus sekolah baru ini, akses pendidikan di wilayah Kalasan diharapkan semakin mudah dan merata, terutama bagi siswa yang berasal dari daerah pinggiran. Pemerintah daerah menargetkan fasilitas ini dapat meningkatkan efisiensi dan keselamatan transportasi siswa setiap hari.

