Relawan Rekat Tempel Gelar Aksi Mitigasi di Mororejo Sleman Hadapi Cuaca Ekstrem

JogjaViews
25 Nov 2025 04:36
2 menit membaca

Sleman, Jogjaviews.com – Puluhan anggota Relawan Kemanusiaan Tempel (Rekat) turun ke Dusun Karanggawang, Kalurahan Mororejo, Tempel, Sleman, Minggu (23/11/2025). Mereka melakukan aksi mitigasi bencana hidrometeorologi sebagai langkah antisipasi menghadapi musim cuaca ekstrem yang mulai terjadi di Sleman.

Para relawan berseragam oranye itu terlihat memangkas dahan pohon, menyingkirkan ranting yang menjulur ke jalan, serta memetakan titik rawan bencana. Aktivitas mereka tetap berlangsung meski wilayah itu diselimuti kabut tipis dan gerimis sejak pagi.

Penasihat Rekat, Abdul Wahid, hadir langsung memberikan dukungan moral. Ia menilai kegiatan ini bukan sekadar pekerjaan teknis, tetapi wujud kepedulian sosial untuk menjaga keselamatan warga.
“Apa yang dilakukan hari ini bukan sekadar memotong pohon, tetapi menjaga keselamatan masyarakat. Semoga aksi seperti ini berkelanjutan,” ujarnya.

Kehadiran Abdul Wahid menambah semangat relawan yang sejak pagi sudah berjibaku. Ketua Rekat, Dwiyanto Hedi Purwoko, mengatakan aksi ini lahir dari pengalaman menghadapi musim hujan dalam beberapa tahun terakhir.

Pohon tumbang dan gangguan jaringan Penerangan Jalan Umum (PJU) cukup sering terjadi, sehingga mitigasi dini menjadi kunci pencegahan.

“Kita melakukan mitigasi dengan memotong pohon-pohon yang rawan roboh dan yang mengganggu jaringan PJU,” kata Hedi. Ia menambahkan bahwa keselamatan masyarakat sering bergantung pada hal-hal kecil yang tidak terlihat.

Aksi ini juga melibatkan warga sekitar. Mereka ikut memberi informasi titik rawan, membantu identifikasi PJU yang sering terganggu, hingga membereskan ranting hasil pemangkasan. Kolaborasi ini membuat kegiatan mitigasi lebih akurat dan terasa langsung manfaatnya.

Hedi kembali mengingatkan pentingnya kewaspadaan bersama. “Cuaca ekstrem bisa datang kapan saja. Kami mengimbau warga untuk tetap waspada dan melakukan langkah antisipatif,” tegasnya.

Aksi mitigasi di Karanggawang menghasilkan dampak nyata: akses jalan lebih aman, risiko pohon tumbang menurun, serta gangguan PJU bisa diminimalkan. Langkah sederhana ini menjadi fondasi penting membangun ketangguhan lingkungan, terutama di wilayah yang rawan bencana hidrometeorologi.

Dengan gerak cepat relawan dan gotong royong warga, Mororejo menunjukkan bahwa kesiapsiagaan bukan hanya slogan, tetapi tindakan nyata yang menjaga keselamatan masyarakat.

sumber: Infopublik.id

x
x