Pemkab Sleman Luncurkan Smart Dinkes Sembada dan HRV Analyzer di Puncak HKN ke-60

JogjaViews
12 Des 2025 06:09
2 menit membaca

SLEMAN, jogjaviews.com – Pemerintah Kabupaten Sleman menggelar Puncak Resepsi Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-60 pada Kamis (11/12) di Atrium Sinta Sleman City Hall. Kegiatan ini menjadi momentum peluncuran dua inovasi kesehatan terbaru, yakni Smart Dinkes Sembada dan HRV (Heart Rate Variability) Analyzer, sekaligus pemberian penghargaan bagi insan kesehatan di Kabupaten Sleman.

Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo melalui Wakil Bupati Danang Maharsa, menegaskan bahwa tema HKN tahun ini, “Gerak Bersama, Sehat Bersama,” mencerminkan komitmen untuk memperkuat ketahanan kesehatan nasional. Ia mengapresiasi tenaga kesehatan yang terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan menorehkan prestasi bagi Kabupaten Sleman.

“Saya berharap dengan adanya penghargaan ini dapat meningkatkan dan mempertahankan kesehatan masyarakat Sleman,” ujar Danang.

Ia juga mengajak masyarakat untuk semakin peduli pada kesehatan diri, keluarga, dan lingkungan agar budaya hidup sehat dapat semakin melekat dalam kehidupan sehari-hari.

Kepala Dinas Kesehatan Sleman, Cahya Purnama, menambahkan bahwa pihaknya berkomitmen memperkuat layanan primer serta meningkatkan kapasitas SDM kesehatan. Peluncuran Smart Dinkes Sembada disebut menjadi langkah awal transformasi digital yang akan mempermudah akses dan kualitas layanan kesehatan.

“Kita tidak hanya merayakan capaian, tetapi juga menegaskan kembali komitmen untuk menjaga kesehatan di masa depan,” ujarnya.

Selain itu, Wakil Bupati Sleman turut meninjau dan mencoba teknologi HRV Analyzer, alat yang berfungsi mengukur variasi waktu antar detak jantung guna menilai keseimbangan sistem saraf otonom. Teknologi ini mampu memberikan indikator objektif terkait tingkat stres, kelelahan, kecemasan, potensi gangguan kesehatan fisik dan mental, hingga mendukung deteksi dini risiko stroke dan tekanan darah tinggi.

Inovasi tersebut diharapkan memperkuat upaya Kabupaten Sleman dalam mendorong layanan kesehatan yang lebih cepat, akurat, dan berorientasi pada pencegahan.

x
x