Operasi Lilin 2025, Wabup Sleman Ajak Semua Unsur Bersinergi Jaga Keamanan Nataru

JogjaViews
17 Des 2025 06:31
2 menit membaca

Jogjaviews.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman siap melaksanakan Operasi Lilin 2025 guna mengamankan libur panjang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Kesiapan tersebut dibahas dalam rapat koordinasi lintas sektor yang digelar pada Selasa (16/12/2025) di Hotel Prima SR, Jalan Magelang, Tridadi, Sleman.

Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, menegaskan bahwa pengamanan Nataru merupakan tanggung jawab bersama yang harus dijalankan secara sinergis dan kolaboratif. Pemkab Sleman, kata dia, telah menginstruksikan seluruh perangkat daerah dan instansi terkait untuk memperkuat koordinasi dengan Polresta Sleman.

“Kami memerintahkan Satpol PP, Dishub, dan instansi terkait lainnya untuk berkoordinasi dengan Polresta Sleman demi menjamin kelancaran Nataru. Ini tidak bisa dikerjakan sendiri, harus kita lakukan bersama-sama dengan berbagai unsur dan relawan,” ujar Danang.

Danang juga menyampaikan bahwa Pemkab Sleman telah mengantisipasi berbagai potensi kendala selama libur panjang Nataru 2025, mulai dari kemacetan lalu lintas, risiko bencana hidrometeorologi, potensi aktivitas erupsi Gunung Merapi, hingga kecelakaan dan gangguan keamanan lainnya.

Menurutnya, libur Nataru justru menjadi peluang strategis bagi Kabupaten Sleman yang memiliki banyak destinasi wisata unggulan. Dengan pelayanan yang baik dan rasa aman yang terjaga, momentum liburan diharapkan mampu mendongkrak perekonomian daerah sekaligus memperkuat citra Sleman sebagai daerah tujuan wisata yang ramah dan aman.

“Liburan ini adalah anugerah bagi Kabupaten Sleman. Mari kita manfaatkan untuk meningkatkan perekonomian sekaligus meningkatkan citra Sleman melalui pelayanan publik yang prima,” katanya.

Sementara itu, Kapolresta Sleman Kombes Pol. Edy Setyanto Erning Wibowo, S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa dalam Operasi Lilin 2025, Polresta Sleman menyiapkan kekuatan personel yang cukup besar. Sebanyak 338 personel Polri akan diterjunkan, diperkuat 1.400 personel dari instansi pendukung seperti TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP, dan unsur terkait lainnya, serta 1.071 personel cadangan dari Polresta Sleman.

Untuk mendukung pengamanan di lapangan, Polresta Sleman juga mendirikan empat pos pengamanan, yakni dua pos pengamanan (Pospam) di Gamping dan Prambanan, satu pos terpadu di Tempel, serta satu pos pelayanan (Posyan) di kawasan Ambarrukmo Plaza (Amplaz).

Khusus pengamanan ibadah Natal, Polresta Sleman akan mengerahkan 568 personel. Saat ini, tercatat terdapat 101 gereja dan 18 kapel di Kabupaten Sleman, dengan 16 gereja di antaranya merupakan gereja besar yang memiliki kapasitas lebih dari 1.000 jemaat.

“Pengamanan rumah ibadah dan pusat keramaian dilakukan melalui sterilisasi, penjagaan, serta pemantauan untuk memastikan seluruh kegiatan masyarakat berlangsung aman dan kondusif,” jelas Edy.

Ia juga mengimbau masyarakat yang akan menggelar kegiatan selama libur Nataru agar berkoordinasi dan mengajukan izin kepada pihak kepolisian. Dengan demikian, aparat dapat menyesuaikan pola pengamanan, mulai dari patroli hingga pengamanan penuh sesuai kebutuhan.

x
x