Lima Titik Air Siap Minum Gratis Hadir di Malioboro, Wisata Makin Nyaman dan Ramah Lingkungan

JogjaViews
14 Jan 2026 12:42
3 menit membaca

Yogyakarta, Jogjaviews.com – Kawasan Malioboro semakin ramah bagi pengunjung. Pemerintah Kota Yogyakarta menghadirkan fasilitas air siap minum gratis di lima titik strategis sepanjang kawasan wisata andalan tersebut. Kehadiran fasilitas ini ditujukan untuk meningkatkan kenyamanan wisata sekaligus mengurangi ketergantungan pada air minum kemasan sekali pakai.

Direktur Utama Perumda PDAM Tirtamarta Yogyakarta, Dani Darmawan, menyampaikan bahwa penyediaan air siap minum merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan layanan publik yang berkualitas, khususnya di kawasan dengan tingkat kunjungan tinggi seperti Malioboro.

Lima titik air siap minum tersebut ditempatkan di depan Hotel Grand Ina Malioboro, depan Jogja Library Center, depan pintu barat Kepatihan, depan Gedung Agung, serta di depan Benteng Vredeburg. Seluruh lokasi dipilih agar mudah dijangkau oleh masyarakat dan wisatawan.

“Fasilitas ini bisa dimanfaatkan secara gratis. Pengunjung dapat langsung minum di tempat atau mengisi ulang botol minum dan tumbler pribadi,” ujar Dani saat ditemui di Kantor Perumda PDAM Tirtamarta, Selasa (13/1/2026).

Dani menegaskan, air siap minum yang disediakan telah melalui proses pengolahan yang aman dan memenuhi standar kesehatan. Setiap unit dilengkapi dengan sistem penyaringan berlapis serta teknologi sinar ultraviolet (UV) untuk membunuh bakteri dan mikroorganisme berbahaya.

“Air siap minum ini aman untuk dikonsumsi dan telah sesuai dengan ketentuan Permenkes Nomor 2 Tahun 2023. Kualitas airnya terjamin,” tegasnya.

Untuk menjaga kualitas layanan, Perumda PDAM Tirtamarta Yogyakarta juga melakukan perawatan dan pengecekan fasilitas secara rutin. Pemeriksaan kondisi alat dan kualitas air dilakukan minimal dua kali dalam sepekan agar fasilitas selalu dalam kondisi optimal.

Selain aspek teknis, kesadaran pengguna juga menjadi perhatian. Dani mengimbau masyarakat dan wisatawan untuk ikut menjaga kebersihan serta menggunakan fasilitas dengan bijak agar dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.

“Kami berharap fasilitas ini tidak hanya digunakan, tetapi juga dirawat bersama demi kenyamanan dan keberlanjutan,” imbuhnya.

Kehadiran air siap minum gratis ini mendapat sambutan positif dari Dinas Kebudayaan Kota Yogyakarta. Kepala UPT Pengelolaan Cagar Budaya, Fitria Dyah Anggraeni, menilai fasilitas tersebut memberi dampak ganda, baik bagi kenyamanan wisata maupun kelestarian lingkungan kawasan cagar budaya Malioboro.

Menurutnya, tingginya jumlah kunjungan wisatawan membuat upaya pengurangan sampah plastik menjadi sangat penting. Kebiasaan membawa tumbler dan mengisi ulang air dinilai dapat memberikan kontribusi nyata bagi kebersihan kawasan.

Respons serupa juga datang dari para pengunjung. Fatria, wisatawan asal Surabaya, mengaku terbantu dengan adanya fasilitas air siap minum gratis tersebut. Ia menyebut airnya segar dan sangat berguna bagi wisatawan yang banyak berjalan kaki.

“Jadi tidak perlu sering beli air kemasan. Ini sangat membantu dan ramah lingkungan,” ujarnya.

Pengunjung lain, Zaki, juga mengapresiasi langkah Pemkot Yogyakarta. Menurutnya, fasilitas ini membuat Malioboro terasa semakin ramah bagi wisatawan luar daerah.

“Ini keren sekali. Airnya bersih dan aman. Semoga ke depan titik air minum gratisnya bisa ditambah,” kata Zaki.

Melalui penyediaan fasilitas air siap minum gratis ini, Malioboro tidak hanya menawarkan pengalaman wisata yang nyaman, tetapi juga mendorong perubahan perilaku menuju wisata yang lebih berkelanjutan.

sumber: warta.jogjakota.go.id

x
x