Gudang Durian Madding Sleman jadi magnet wisata kuliner dengan sistem garansi penukaran dan beragam varietas durian unggulan. foto: IstimewaSleman, Jogjaviews.com – Kabupaten Sleman terus memoles kekuatan wisata kulinernya lewat optimalisasi buah lokal. Salah satunya melalui kehadiran Gudang Durian Madding di Turi yang kini menjadi rujukan pencinta durian sekaligus penggerak ekonomi kreatif.
Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, memperkuat daya tarik wisata kuliner dengan mengoptimalkan potensi buah lokal, khususnya durian. Upaya ini terlihat dari keberadaan Gudang Durian Madding di Desa Sempu, Kecamatan Turi, yang kian ramai dikunjungi wisatawan.
Gudang durian tersebut beroperasi setiap hari mulai pukul 09.00 hingga 19.00 WIB. Pengunjung dapat memilih beragam varietas unggulan, seperti Montong, Bawor, Musang King, hingga Sultan. Harga durian dibanderol mulai dari Rp57.000 hingga Rp250.000 per kilogram, dengan bobot buah berkisar 1,5 kilogram sampai 10 kilogram per biji.
Salah satu daya tarik utama Gudang Durian Madding adalah penerapan sistem garansi penukaran. Pengelola menjamin penggantian durian yang telah dibuka di tempat apabila kualitasnya dinilai kurang memuaskan atau ditemukan busuk.
Kebijakan tersebut dinilai sebagai bentuk praktik usaha sehat yang mengedepankan transparansi dan kepercayaan konsumen.
Pengamat kuliner Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta, Husnaini, menilai kehadiran pusat durian seperti Gudang Durian Madding memberi dampak positif bagi ekosistem ekonomi kreatif di DIY.
Menurutnya, durian tidak lagi sekadar komoditas konsumsi, melainkan telah berkembang menjadi bagian dari gaya hidup dan pengalaman budaya kuliner masyarakat.
“Durian bukan sekadar buah, tetapi bagian dari pengalaman budaya dan selera masyarakat kita. Tempat seperti Gudang Durian Madding memberi ruang bagi masyarakat untuk menikmati durian secara nyaman dengan jaminan kualitas yang transparan,” kata Husnaini, Minggu (8/2/2026).
Ia menambahkan, keberadaan pusat durian tersebut turut menggerakkan roda ekonomi lokal sekaligus memperkuat citra Sleman sebagai destinasi wisata rasa.
Dalam bisnis kuliner saat ini, jaminan mutu dan keterbukaan harga menjadi faktor penting untuk menjaga loyalitas pelanggan.
“Pendekatan ini menunjukkan profesionalisme pelaku usaha dalam menjaga standar layanan dan kualitas produk. Inilah yang membuat konsumen merasa aman dan tidak ragu untuk kembali,” ujarnya.
sumber: Infopublik.id

