Pembangunan Jalan ke Pantai Ngobaran Dilanjutkan, Akses Wisata Gunungkidul Makin Terbuka

2 menit membaca

Gunungkidul, jogjaviews.com – Pembangunan jalan menuju kawasan wisata Pantai Ngobaran, Gunungkidul, kembali bergerak setelah pertama kali dikerjakan pada 2017. Ruas Simpang Kepek menuju Ngobaran yang menjadi jalur vital wisatawan kini kembali dibenahi, menyusul peningkatan arus kunjungan ke pantai tersebut.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP) Gunungkidul, Rakhmadian Wijayanto, menjelaskan bahwa tahap pembangunan saat ini mencakup ruas sepanjang 800 meter yang melewati Kalurahan Kepek dan Kanigoro. Pengerjaan tersebut mendapat dukungan melalui Instruksi Presiden (Inpres) yang sudah diajukan ke pemerintah pusat.

Rakhmadian berharap, dukungan pusat dapat terus diperpanjang lantaran masih ada sekitar 3,5 kilometer lagi yang harus dituntaskan untuk memastikan jalur utama wisata itu benar-benar optimal. Ia menilai, akses ke Ngobaran akan menjadi kunci pengembangan kawasan selatan Kabupaten Gunungkidul.

Dukungan serupa disampaikan Kepala Bidang Preservasi 2 Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Jawa Tengah–DI Yogyakarta, Aris Rudianto Nugroho. Ia menyebut ruas tersebut termasuk dalam kategori Inpres Jalan Daerah, dengan alokasi anggaran mencapai Rp27,7 miliar dan ditargetkan selesai pada 31 Desember 2025.

Aris memaparkan bahwa pembangunan tidak hanya berupa pengerasan jalan, tetapi juga pembuatan drainase dan pemerataan badan jalan. Proses itu dilakukan oleh PT Arena Reka Buana yang harus membelah kontur bukit karst di sepanjang jalur. Penguatan drainase disebut menjadi prioritas agar genangan air di musim hujan dapat dicegah sejak awal.

Pada kesempatan lain, Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih meninjau langsung progres pembangunan di lapangan. Ia menyoroti persoalan limbah galian C yang jumlahnya cukup besar setiap hari selama proses pembangunan berlangsung. Limbah itu, menurutnya, perlu penanganan yang tepat agar tidak menimbulkan masalah ke depan.

Endah meminta lurah dan pihak terkait segera berkoordinasi menentukan lokasi pembuangan yang aman, mengingat material tersebut tidak boleh diperjualbelikan meski banyak masyarakat yang membutuhkannya. Ia menegaskan pentingnya menjaga kualitas lingkungan sekaligus memastikan proses pembangunan tidak mengganggu aktivitas warga.

Bupati Endah juga menyampaikan apresiasi kepada BBPJN Jawa Tengah–DIY atas dukungan melalui Inpres sehingga pembangunan ruas Simpang Kepek–Ngobaran kembali bergulir. Ia berharap proyek ini dapat berlanjut pada tahun depan demi membuka lebih banyak peluang ekonomi bagi warga sekitar.

Menurutnya, penyelesaian jalan tersebut bukan hanya soal mempermudah mobilitas wisatawan, tetapi juga memperlancar distribusi hasil pertanian dan perikanan, serta memperkuat konektivitas kawasan selatan Gunungkidul.

sumber: gunungkidulkab.go.id

x
x