Yogowes Segoro Amarto Reborn, Ribuan Warga Gowes Bareng untuk Wujudkan Yogyakarta Kota Sehat

JogjaViews
8 Des 2025 02:42
2 menit membaca

Umbulharjo, jogjaviews.com – Ribuan warga memadati Taman Budaya Embung Giwangan sejak pagi hari untuk mengikuti Yogowes Segoro Amarto Reborn pada Minggu (7/12/2025). Kegiatan gowes massal ini kembali digelar sebagai ajang olahraga, rekreasi, sekaligus upaya memperkuat interaksi sosial masyarakat Yogyakarta.

Peserta dari berbagai kelompok usia—mulai dari anak-anak, pelajar, komunitas pesepeda, hingga masyarakat umum—berkumpul dengan penuh semangat. Wakil Wali Kota Yogyakarta, Wawan Harmawan, melepas peserta dengan kibaran bendera start sebagai tanda dimulainya rute gowes sepanjang 12 kilometer.

Wawan mengapresiasi tingginya partisipasi warga terhadap kegiatan ini. Ia menilai Yogowes Segoro Amarto Reborn bukan hanya wadah olahraga, tetapi juga sarana memperkuat kebersamaan dan mempromosikan gaya hidup sehat.

“Kegiatan seperti ini penting bagi kehidupan sosial dan kesehatan masyarakat. Harapannya menjadi agenda rutin yang memperkuat budaya olahraga serta menjadikan Yogyakarta sebagai kota yang bersih, sehat, dan berdaya,” ujar Wawan.

Selain nilai olahraga, event ini juga menjadi ajang promosi kawasan Embung Giwangan sebagai ruang publik yang nyaman dan ramah keluarga. Area ini diharapkan dapat dimanfaatkan warga sebagai pusat aktivitas fisik maupun kegiatan komunitas.

Kepala Disdikpora Kota Yogyakarta, Budi Asrori, menjelaskan detail rute yang ditempuh peserta. Rute dimulai dari Embung Giwangan, bergerak ke timur dan menyusuri Jalan Pramuka, Jalan Veteran, Jalan Kenari, Jalan Cendana, Jalan Kusumanegara, Jalan Tamansiswa, Jalan Lowanu, dan Jalan Sorogenen, sebelum kembali ke titik awal.

Tak hanya gowes, berbagai kegiatan pendukung turut memeriahkan acara, seperti senam bersama, panggung hiburan, serta bazar UMKM lokal yang menghadirkan kuliner dan kerajinan khas Yogyakarta. Keterlibatan UMKM memberi dampak positif bagi ekonomi masyarakat.

Partisipasi aktif pelajar dan komunitas muda juga menjadi perhatian tersendiri. Menurut Budi Asrori, hal tersebut menunjukkan bahwa olahraga mampu menjadi ruang pertemuan yang menyatukan warga dari berbagai latar belakang.

Acara ini sekaligus menandai peresmian jersey “Yogowes Segoro Amarto”, pakaian olahraga bermotif Segoro Amarto yang menggambarkan identitas dan semangat Kota Yogyakarta.

Salah satu peserta, Trimargono dari komunitas sepeda onthel, mengaku sangat menikmati kegiatan ini. “Suasananya meriah, rutenya menyenangkan, dan menjadi ajang silaturahmi antarpecinta sepeda. Harapannya kegiatan seperti ini bisa rutin digelar,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, Yogowes Segoro Amarto Reborn menjadi bukti nyata bahwa bersepeda dapat menjadi budaya hidup sehat sekaligus perekat hubungan sosial masyarakat Yogyakarta.

Sumber: warta.jogjakota.go.id

x
x