Boyolali Bangun Blok Sampah Baru untuk Kurangi Beban TPA Winong

JogjaViews
26 Nov 2025 04:57
2 menit membaca

BOYOLALI, jogjaviews.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali kembali mengambil langkah strategis untuk mengurangi tekanan volume sampah yang setiap hari masuk ke TPA Winong. Melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Pemkab membangun blok sampah baru yang diharapkan dapat menambah kapasitas penampungan hingga beberapa bulan ke depan.

Kepala DLH Boyolali, Suraji, menjelaskan bahwa TPA Winong selama ini menerapkan sistem control landfill, yakni metode penimbunan sampah yang dipadatkan dan ditutup tanah secara berkala. Meski demikian, jumlah sampah yang dihasilkan warga Boyolali terus meningkat.

“Setiap hari sampah yang masuk mencapai 120 ton, sementara kapasitas TPA hanya sekitar 100 ton. Banyak sampah rumah tangga sebenarnya masih bisa bernilai ekonomi, tetapi langsung dibuang. Musim hujan juga membuat tonase sampah meningkat,” ujar Suraji saat ditemui di TPA Winong, Kecamatan Boyolali, Selasa (25/11/2025).

Saat ini, TPA Winong memiliki luas sekitar 6,47 hektar yang terbagi menjadi blok aktif, blok tidak aktif, serta area cadangan. Namun dengan tren produksi sampah yang terus naik, perluasan area menjadi pilihan yang tak terelakkan.

Sebagai solusi cepat, DLH tengah membangun blok sampah baru di wilayah Desa Jelok, Kecamatan Cepogo. Blok berukuran 1.000 meter persegi tersebut diproyeksikan mampu menampung sampah untuk enam bulan ke depan. Di lokasi yang sama juga dibangun beberapa shelter untuk para pemulung agar proses pemilahan sampah lebih maksimal.

Pembangunan blok sampah tersebut menggunakan anggaran APBD 2025 sebesar Rp1,67 miliar. Suraji menegaskan bahwa pengolahan sampah bukanlah perkara murah karena menelan biaya Rp300 ribu hingga Rp400 ribu per ton.

“Karena itulah masyarakat harus mengurangi sampah dari sumbernya. Idealnya, sampah yang sampai di TPA hanya residunya saja,” imbuhnya.

Wakil Bupati Boyolali, Dwi Fajar Nirwana, turut meninjau TPA Winong dan kembali mengingatkan pentingnya budaya memilah sampah. Ia mengajak seluruh warga, termasuk sekolah, perkantoran, dan rumah tangga untuk mengurangi penggunaan plastik serta memanfaatkan barang yang dapat didaur ulang.

“Mohon kerja samanya. Pilah sampah dari rumah supaya beban di TPA berkurang. Kalau sudah dipilah, proses pengolahan jauh lebih mudah,” pesan Wabup yang akrab disapa Fajar.

Pemkab Boyolali berharap pembangunan blok sampah baru ini menjadi langkah awal menuju pengelolaan sampah yang lebih berkelanjutan, sekaligus meningkatkan kesadaran warga untuk ikut ambil bagian dalam menjaga lingkungan.

Sumber: boyolali.go.id

x
x